Kategori Puisi

Anak Panah Aksara Bangsa

Barisan pemuda-pemudi, pagar revolusi. Lidah pergerakan, dan penegak mimbar orasi. Jiwa Pancasila mendarah, dan teguh pada Tuhan. Tidak takut! Membela penegakkan keadilan!   Suara pemberontakan! Dari perwakilan rakyat! Kejujuran disisihkan! Dan dikucilkan! Politik sadis! Dari kelompok apatis! Sang pemberani pembela, dipenjarakan!   Ada ancaman, dan kolusi untuk bungkam! Diskriminatif hukuman, dan perbuatan tercela dibiarkan. Pembajak tanah tidak beradab, menggusur tanah airku. Alam menangis, menjerit, dan meminta pertolongan.   Sorak peluru mengincar,...

Aning

Tanah yang Lestari, dan Pusaka. Dibina, dan disayang dari Nenek Moyang. Banyak cerita, dari asal-asul tercipta. Menyisakan rahasia, yang terus tenggelam. Air yang mengalir, dari perbukitan. Melimpah, memenuhi dahaga keluarga. Senyuman keramahan, dari gotong royong. Pribumi, dan Pendatang memulai menyatukan. Cara Bersikap, tempat tinggal, berpakaian dan berbahasa. Dalam keadaban, kita menunduk kepala saat menyapa. Kita menetap di tempat yang tinggi, di atas kayu jati. Berpakaian panjang, menutup lutut, dan sarung. Berbahasa...

Kirim Pesan
Jangan lupa download iJambiKota di Playstore